Pemicu Kebencian Suami Kepada Istri


Tiap suami tentu mendambakan istrinya shalihah, taat pada ajaran agama dengan menjunjung martabat suami dan keluarga serta menjaga kehormatan dirinya sendiri. Para suami sering dibuat jengkel dan murka karena sifat-sifat istrinya yang dinilai “melunjak” terhadap kedudukan suaminya. Berikut beberapa contohnya :

  1. Istri yang sewenang-wenang dan menguasai dalam hal pendapat serta tindakan, menyepelekan kehormatan dan kedudukan suami. Berbicara mau menang sendiri, sok pintar dan tak mengacuhkan nasihat suami.
  2. Istri yang sombong dan angkuh, mengangkat diri karena harta, kecantikan, kedudukan profesi, social, gelar dan ijazah, merasa serba lebih hebat ketimbang suami dalam segala hal.
  3. Istri yang berakhlak buruk dalam pergaulan dan hubungan masyarakat. Mementingkan pergaulan di luar rumah ketimbang mengurus suami dan anak-anak.
  4. Istri yang egois, hanya mementingkan diri sendiri, mengabaikan kepentingan orang lain, tidak suka mengalah, kurang bertoleransi terhadap yang susah dan kurang mampu.
  5. Istri yang selalu mengingkari kebaikan orang lain dan selalu berkeluh kesah. Selalu menyalahkan dan mengkritik, serta tak mengabaikan sisi positif nasihat suami.
  6. Istri yang meterialistis, malas, kikir dan tidak mau memberi kecuali dengan mendapatkan imbalan. Tiap suami hilang selera terhadap istri yang matre.
  7. Istri yang selalu menentang dan melawan walaupun dalam hal yang bukan kepentingannya.
  8. Istri yang cerewet sehingga menyebabkan suami tidak betah di rumah.
  9. Istri yang melaksanakan ibadah sunah ( shalat dan puasa ) tetapi mengabaikan kewajiban terhadap suami.
  10. Istri yang sangat pencemburu dan sering melontarkan tuduhan kosong yang hanya berdasarkan prasangka tanpa bukti.
  11. Istri yang royal, boros (tabzir) penghambur harta.

Dari berbagai sumber

3 Tanggapan

  1. bener bener bener bener..ajib..:mrgreen:
    eh, saya sok tau banget, padahal belum punya…haha

  2. biasa .. kunjungan mas:mrgreen: udah lama enggak berkunjung

  3. setuju! tapi kita juga harus instrospeksi juga kenapa kita tidak mendapatkan “kehormatan lelaki” sehingga di “aniyayah” oleh istri sendiri. (kayak udah nikah aja:mrgreen: )makanya pilihlah yang bijak pendamping hidup. jangan karena rupanya yang montox, wekekekek …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: